Sunjoyo, SH. Ketua Panitia HUT RI Ke-80 Gelar Karnaval Bertema "Tama Budaya Nusantara" di Perbatasan Desa
Diplomasinews.net - Sempu - Banyuwangi - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Sunjoyo, SH, yang menjabat sebagai Ketua Panitia, menggelar kegiatan karnaval desa Sempu kecamatan Sempu Banyuwangi, dengan tema "Tama Budaya Nusantara".
Acara yang melibatkan peserta dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari TK, SD, MI, SMP, MTS, SMA, hingga SMK ini menjadi salah satu acara yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.
Karnaval yang digelar pada Sabtu Siang tersebut menyajikan beragam pertunjukan budaya dan seni dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan melibatkan peserta dari berbagai sekolah, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara kepada generasi muda.
Tema "Tama Budaya Nusantara" yang dipilih oleh panitia menggambarkan semangat kebersamaan dan persatuan bangsa Indonesia yang kaya akan keragaman budaya. Setiap peserta, mulai dari anak-anak TK hingga siswa SMA/SMK, tampil mengenakan kostum khas daerah yang melambangkan kekayaan budaya Indonesia. Tarian, musik, dan berbagai bentuk seni tradisional lainnya dipersembahkan sepanjang jalur karnaval, yang dimulai di start dan berakhir di finish, tepat di perbatasan desa.
Menurut Sunjoyo, SH, tema ini dipilih untuk menekankan pentingnya keberagaman dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kita semua bahwa meskipun berbeda-beda, kita tetap satu. HUT RI ke-80 adalah momentum yang tepat untuk mempererat persatuan bangsa dengan merayakan kekayaan budaya kita," ujarnya.
Acara karnaval kali ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari sekolah-sekolah dasar dan menengah, namun juga melibatkan para siswa dari lembaga pendidikan non-formal seperti MI (Madrasah Ibtidaiyah) dan MTS (Madrasah Tsanawiyah). Hal ini membuat suasana semakin meriah dan menunjukkan bahwa kebersamaan dalam perayaan kemerdekaan tidak mengenal batasan usia atau jenjang pendidikan.
Sunjoyo, SH, yang juga merupakan tokoh penting dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa tujuan dari karnaval ini adalah untuk memperkenalkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. "Kami ingin mereka tahu bahwa merdeka bukan hanya sekadar bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dalam menyuarakan budaya dan identitas bangsa," tambahnya.
Di sela-sela kegiatan, Sunjoyo, SH, menyampaikan bahwa semangat gotong-royong dan kebersamaan adalah nilai yang harus terus dijaga. "Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang perayaan. Ini adalah bentuk apresiasi terhadap perjuangan para pahlawan yang telah meraih kemerdekaan untuk kita. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya, inovasi, dan saling menghormati antar sesama," tuturnya.
Dengan kegiatan yang melibatkan banyak elemen masyarakat, terutama generasi muda, acara karnaval ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga dan menjaga keharmonisan dalam keberagaman. Sunjoyo berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi tradisi yang terus dilestarikan setiap tahunnya.
Secara keseluruhan, kegiatan karnaval dalam rangka HUT RI ke-80 ini tidak hanya berhasil menarik perhatian warga desa, tetapi juga menciptakan rasa bangga dan cinta tanah air di kalangan generasi muda. Dengan mengusung tema "Tama Budaya Nusantara", Sunjoyo, SH bersama panitia berharap acara ini dapat memperkenalkan lebih dalam kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat, serta meningkatkan semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap tanah air.
Acara yang digelar dengan sangat meriah ini tentunya menjadi salah satu cara yang efektif untuk merayakan kemerdekaan negara, sekaligus menumbuhkan rasa saling menghargai dan memahami antar sesama anak bangsa, tanpa memandang perbedaan.
Onliner : Ikhsan Suryadi
Publisher : Oma Prilly
