Di Banyuwangi, 'Nagih' Sepeda Motor, 'Dibayar' Sabetan Golok

DiBAYAR GOLOK : Peristiwa pembacokan gunakan golok di Desa Pendarungan, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur. [ courtesy : sekkbt/roy ]

Diplomasinews.net
-- Kabat -- Banyuwangi -- Senja itu, sekira pukul. 17.25 WIB, Senin, 07 September 2026, di Dusun Krajan, Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur telah terjadi peristiwa tragis, yakni sebilah golok tajam membabat tubuh korban hingga bersimbah darah.

Catatan media online ini di locus delicti, tempat kejadian perkara bahwa ketika korban lelaki berinisial NSR, 51 tahun warga Desa Pendarungan itu bersepeda motor pulang dari kerja kemudian membuka gerbang rumahnya, ujug-ujug dari arah belakang dihampiri pelaku berinisial MS, 65 tahun, sambil menghunus sebilah golok di tangannya dan berucap, siro iki arep ngeroyok isun [ kamu ini mau mengeroyok saya, red ].

Masih catatan media online ini bahwa demi mendengar ocehan dari mulut pelaku tersebut, korban pun menoleh ke belakang. Akhirnya posisi keduanya saling berhadapan. Pada detik itu juga pelaku langsung mengayunkan golok tajamnya yang tergenggam di tangannya itu ke arah wajah korban. Sekali sabet, senjata tajam itu langsung merobek di bagian dagu korban.

Meski terluka, korban pun masih sanggup melakukan perlawanan dengan berupaya menahan tangan kanan pelaku yang masih pegang golok. Dan, korban yang juga terluka sabetan di lengannya itu pun berhasil menjatuhkan benda tajam milik pelaku.

Sementara itu, sumber informasi yang di - confirm media online ini di Mapolsek Kabat, bahwa gegara peristiwa pembacokan di kawasan Desa Pendarungan tersebut, akhirnya salah satu warga mengontak  SPKT Polsek Kabat. Detik itu juga, petugas langsung meluncur ke TKP untuk pengamanan dan sekaligus mengamankan pelaku lalu digelandang ke polsek. Sedangkan, korban langsung dievakuasi untuk diusung ke RSI Fatimah, Banyuwangi.

"Atas peristiwa itu, korban mengalami luka bacok pada bagian dagu dan  luka terbuka pada lengan kiri. Lima jahitan di tubuh korban," ujar sumber di Mapolsek Kabat.

Masih ujar sumber itu, berdasar hasil para saksi bahwa pelaku beraksi senekat itu karena masalah jual - beli sepeda motor yang terjadi sebelum hari Lebaran lalu.

Sesungguhnya saat itu korban sudah membayar uang panjar senilai Rp. 6.000.000 [ enam juta rupiah ] pada pelaku. Tapi, pelaku hanya jonja-janji saja pada korban. Akhirnya, korban mendatangi rumah pelaku untuk menagih sepeda motor yang dijanjikannya itu. Efeknya, pelaku pun naik pitam dan beraksi kalap.

"Karena saking malu dan sakit hati, kemudian pelaku mendatangi rumah korban yang berakhir melukai korban dengan golok," terang sumber itu.

Terangnya lagi, atas insiden pembacokan tersebut pihak Mapolsek Kabat telah mengamankan barbuk seperti sebilah golok besi pegangannya terbuat dari kayu sepanjang 60 cm, peci warna hitam, sepotong baju lengan panjang warna biru motif kotak - kotak, sepotong sarung warna coklat kombinasi putih motif bergaris, topi warna putih bagian depan bertuliskan “R”, sepotong kaos lengan pendek bagian depan bertuliskan RAW OUTSIDERS, dan sepotong celana panjang warna hitam.

"Sejumlah barang bukti telah kami amankan. Sedangkan pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 467 Ayat (2) Atau Pasal 466 Ayat (2) Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang – Undang Hukum Pidana," pungkas sumber di Mapolsek itu.

Onliners : Roy/Yad

Editor : Roy Enhaer
Publisher : Oma Prilly

Related

Cover Story 7255788741877481866

Follow Us

Postingan Populer

Connect Us

DIPLOMASINEWS.NET
Alamat Redaksi : Perumahan Puri Jasmine No. 07, Jajag, Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur
E-mail : redaksi.diplomasi@gmail.com
item